Photobucket Photobucket 

javascript:void(0)
Share |
Photobucket Photobucket Photobucket
Buku Tamu
Strategi Pembelajaran Budi Pekerti
Selasa, 25 Mei 2010
Agar pelaksanaan pendidikan budi pekerti di masa yang akan datng tepat sasaran maka strategi yang
  1. Menggunakan prinsip keteladanan dari sem ua pihak, baik orang tua, guru, masyarakat maupun pemimpinnya
  2. Menggunakan prinsip kontunyuitas/rutinitas (pembiasaan dalam segala aspek kehidupanan)
  3. Menggunakan prinsip kesadaran untuk bertindak sesuai dengan nilai-nlai budi pekerti yang diajarkan
Metode penyampaian pendidikan budi pekerti dilakukan secara k omprehensif, baik di lingkungan pendidikan formal infor mal, maupun non formal dan peran tri pusat pendidikan dalam hal ini orang tua, guru, masyarakat /lingkungan, pers, dan media massa sangat vital dalam pendidikan budi pekerti. Bahkan dalam tri pusat penididikan diprlukan adanya persamaan visi dan misi dalam pemberian pendidikan budi pekerti. Satu hal lagi yang sangat penting adalah kejujuran dari semua fihak untuk melaksanakan budi pekerti tersebut dalam tindakan sehari-hari.

Tugas dan peran guru dalam Pendidikan Budi Pekerti
Berkaitan dengan tugas dan peran guru dalam pendidikan budi pekerti makanguru dituntut untuk mampu memberikan nuansa yang tidak sekedar ilmu pengetahuan saja, tetapi juga mengubah akhlak anak didik sehingga kelak menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur. Oleh karena itu metodologi pendidikan tidak bersifat otoriter, tetapi harus dinamis, serta mampu menyerap dan mengembangkan daya piker dan daya nalar, dan respon anak didik. Guru harus bias mengajar secara dinamis, tidak one way, tidak monoton, monolog serta otoriter. Dalam proses pembelajaran harus diupayakan terjadinya proses dialog antara guru dan anak didik sehingga menumbuhkan rasa cinta anak didik kepada gurunya. Oleh karena itu, perlu ada sambung rasa dan kehangatan, tanpa harus memanjakan.
Bahkan menurut Thomas Lickona (dalam H.A.R Tilaar, 1999:76-80) beberapa tugas guru yang berat dan perlu dilaksanakan dalam pendidikan budi pekerti adalah sebagai berikut;
  1. Pendidik/guru haruslah menjadi seorang model dan sekaligus menjadi mentor dari peserta didik di dalam mewujudkan nilai-nilai moral di sekolah
  2. Masyarakat sekolah haruslah diwujudkan sebagai masyarakat bermoral
  3. Mempraktikkan disiplin moral
  4. Menciptakan situasi demokratis di ruang kelas
  5. Mewujudkan nilai-nilai melalui kurikulum sekolah
  6. Mewujudkan budaya belajar bekerja sama (cooperative learning)
  7. Menumbuhkan kesadaran karya pada siswa
  8. Mengmbangkan refleksi moral melalui pendidikan budi pekerti
  9. Mengajarkan resolusi konflik

Sumber : Pendidikan Moral & Budi Pekerti Dalam Perspektif Perubahan

Label:

posted by admin @ 13.59  
0 Comments:
Poskan Komentar
<< ke depan
 
www.voa-islam.com
Previous Post
Archives
Links

© education Blogger Templates modified by blogger