Photobucket Photobucket 

javascript:void(0)
Share |
Photobucket Photobucket Photobucket
Buku Tamu
Pembelajaran Kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT)
Selasa, 01 November 2011
Pembelajaran merupakan proses interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa agar siswa mendapatkan pengalaman belajar dari kegiatan tersebut. Dalam proses pembelajaran, pemilihan suatu metode sangat menentukan kualitas pembelajaran.
Variasi metode dapat ditunjukkan jika guru menerapkan berbagai model pembelajaran untuk menyampaikan materi, karena di dalam model pembelajaran terdapat beberapa metode yang dapat diterapkan sehingga melibatkan siswa aktif. Salah satu pendekatan pembelajaran yang melibatkan siswa aktif adalah pembelajaran yang bersifat konstruktivis. Dalam pembelajaran konstruktivis ada beberapa model yang dapat diterapkan, salah satunya adalah model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament).
Pembelajaran Kooperatif Model Teams Game Tournament adalah suatu model pembelajaran kooperatif yang didalamnya terdapat unsur permainan akademik atau turnamen mingguan untuk mengganti tes individu. Sehingga siswa tidak merasakan bosan karena ada unsur turnamen. Dalam model pembelajaran ini pengelompokan siswa berdasarkan prinsip heterogenitas baik dari segi kemampuan akademik, jenis kelamin, maupun ras.

Dalam pembelajaran ini kinerja siswa tidak dinilai dengan kuis individual, melainkan dengan cara turnamen perbaikan akademik. Siswa mewakili timnya berlomba dengan anggota tim lainnya yang setara dengan kinerja akademiknya berdasarkan hasil penilaian sebelumnya. Setiap siswa dalam kelompoknya mempunya peluang yang sama dalam menyumbang poin bagi timnya.
Langkah-langkah Pembelajarannya sebagai berikut;

  1. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan mempersiapkan siswa, Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, latar belakang materi serta manfaat pelajaran serta mempersiapkan siswa dalam belajar;
  2. Pembentukan kelompok turnamen, Guru membentuk kelompok kerja siswa terdiri 4-5 orang yang memiliki tingkat kemampuan awalnya heterogen. Tiap anggota kelompok dirangking tingkat kemampuannya sesuai jumlah anggota kelompoknya;
  3. Mendemonstrasikan pengetahuan, Guru mendemonstrasikan keterampilan yang benar atau menyajikan informasi tahap demi tahap atau melakukan diskusi kelas;
  4. Mengajuka pertanyaan untuk turnamen, Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguji kemampuan siswa;
  5. Fase kompetisi/pertandingan, Tiap anggota kelompok yang berbeda dengan ranking kemampuan awal setara berkompetisi dalam menjawab pertanyaan yang diajukan guru guna memberikan sumbangan nilai/poin pada kelompoknya. Misalnya pertanyaan 1 untuk anggota kelompok level 1, pertanyaan 2 untuk anggota kelompok level 2, dan seterusnya sampai seluruh tingkat/level mendapat pertanyaan. Guru menilai jawaban tiap siswa dengan kemampuan awal yang setara;
  6. Evaluasi, Guru menilai keberhasilan tiap kelompok dengan menghitung nilai rata-rata tiap kelompok;
  7. Penghargaan, Penghargaan diberikan oleh guru untuk kelompok terbaik, kelompok yang paling produktif dalam mengumpulkan poin.

Label:

posted by admin @ 21.01  
0 Comments:
Poskan Komentar
<< ke depan
 
www.voa-islam.com
Previous Post
Archives
Links

© education Blogger Templates modified by blogger