Photobucket Photobucket 

javascript:void(0)
Share |
Photobucket Photobucket Photobucket
Buku Tamu
Strategi Pembelajaran Tematik
Rabu, 21 Desember 2011
Pembelajaran tematik secara formal diterapkan pada siswa sekolah dasar kelas I, II, dan III. Karena karakteristik belajar pada anak usia awal pendidikan dasar adalah belajar secara utuh (holistik) sesuai dengan pengalaman secara nyata, langsung, dan kontekstual, serta menyenangkan. Karakteristis belajar seperti ini membutuhkan pendekatan pembelajaran yang bersifat terpadu dan kontekstual. Pembelajaran tematik merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan ciri belajar anak dengan proses pembelajaran yang perlu dikembangkan oleh guru untuk mencapai tujuan belajar dan pembelajaran untuk anak usia sekolah dasar yang lebih powerfull (terintegrasi, bermakna, aktif, menantang dan menyenangkan).
Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang menggunakan tema sebagai pokok bahasan atau kajian yang memungkinkan dapat mengaitkan atau mengintegrasikan pencapaian tujuan-tujuan belajar beberapa mata pelajaran terkait sehinggamemberikan pengalaman belajar secara langsung kepada anak.
Pembelajaran tematik memiliki beberapa karakteristik yang unik dibandingkan jenis pendekatan pembelajaran lainnya, diantaranyaa:

  1. pembelajaran tidak menggunakan batas-batas mata pelajaran secara formal;
  2. pembelajaran berpusat pada tema relevan yang dipilih yang memungkinkan siswa membangun makna secara utuh pada obyek kajian yang dipelajari tanpa dipisahkan oleh mata pelajaran;
  3. tema yang dipilih haruslah dapat mengaitkan pencapaian standar kompetensi, kompetensi dasar,dan indikator atau tujuan pembelajaran beberapa mata pelajaran terkait yang relevan;
  4. tema dipilih harus aktual dalam kehidupan siswa;
  5. menyajikan konsep dari beberapa mata pelajaran terkait yang relevan;
  6. pembelajaran tematik berspektif student centered learning;
  7. pembelajaran tematik memberikan pengalaman nyata dan langsung kepada anak dalam membahas objek kaian yang dipelajari;
  8. pembelajaran tematik bersifat luwes;
  9. menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan;
  10. pembelajaran tematik membutuhkan penggunaan strategi pembelajaran dan penilaian berbasis portofolio dan asesmen kinerja;
  11. hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa;
  12. pembelajaran tematik memungkinkan belajar sesuai dengan irama pertumbuhan dan perkembangan siswa;
  13. memmungkinkan penerapan prinsip belajar dari yang sederhana ke yangkompleks, dari yang nyata ke yang abstrak, dari yang mudah ke yang sulit;
  14. siswa dapat belajar dengansimultan baik secara mandiri, partisipatif, dan kooperatif;
  15. siswa dapat mengintegrasikan pengetahuan, nilai-nilai dan sikap, serta keterampilannya menjadi satu kesatuan kompetensi dasar yang dibutuhkan dalam usaha penyesuaian diri dengan tuntutan lingkungan.

Penerapan pembelajaran tematik memiliki beberapa kelebihan , antara lain;

  1. siswa mudah memusatkan perhatian pada suatu tema tertentu;
  2. siswa mampu mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi dasar antar mata pelajaran dalalm tema yang sama;
  3. pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
  4. kompetensi dasar dapat dikembangkan lebih baik dengan mengaitkan mata pelajaran lain dengan pengalaman pribadi siswa;
  5. siswa mampu lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan dalam konteks tema yang aktual, nyata dan jelas;
  6. siswa lebih bergairah belajar karena dapat berkomunikasi dalam situasi nyata untuk mengembangkan suatu kemampuan dalam satu mata pelajaran sekaligus mempelajari mata pelajaran lain;
  7. guru dapat menghemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan secara tematik dapat dipersiapkan sekaligus dan diberikan dalam satu mata pelajaran sekaligus mempelajari mata pelajaran lain.
disarikan dari berbagai sumber

Label:

posted by admin @ 18.52  
0 Comments:
Poskan Komentar
<< ke depan
 
www.voa-islam.com
Previous Post
Archives
Links

© education Blogger Templates modified by blogger