Photobucket Photobucket 

javascript:void(0)
Share |
Photobucket Photobucket Photobucket
Buku Tamu
Teori Problem Solving
Minggu, 24 Oktober 2010
Setiap hari kita dihadapkan pada pelbagai situasi yang harus kita selesaikan dengan baik. Masalah merupakan suatu keadaan yang perlu diselesaikan dan menjadi tanggung jawab setiap individu. Penyelesaian suatu masalah melibatkan pelbagai jenis pemikiran atau kognisi seperti mengidentifikasi, mengkatagori, menyusun, membuat inferensi, merumuskan analogi, dan mengingat kembali.
Semua masalah mempunyai tujuan, tetapi berbeda antara satu sama lain. Perbedaan itu antara lain: (1) mungkin terdapat satu tujuan tetapi pada saat permulaan ada dua cara penyelesaian yang sama berkesan; (2) mungkin terdapat satu tujuan dan pada saat permulaan ada dua cara penyelesaian, tetapi satu cara lebih berkesan; (3) mungkin terdapat satu tujuan dan ada beberapa cara penyelesaian, tetapi tidak ada satu pun cara penyelesaian yang meyakinkan, dan (4) mungkin terdapat beberapa tujuan yang semuanya tidak jelas dan ini menyebabkan kesulitan bagi seseorang untuk memulai penyelesaiannya.
1. Penyelesaian Masalah
Masalah merupakan suatu keadaan yang harus diselesaikan. Antara masalah atau tujuan dengan penyelesaiannya adalah suatu “ruang kosong” (problem space). Ruang kosong ini mungkin merupakan kekurangan pengetahuan pada kita (lack of knowledge) atau adanya informasi yang tidak berstruktur ataupun kurangnya kemampuan yangdisebabkan oleh keterbatasan pribadi atau hambatan lingkungan.
Apapun jenis masalahnya, setiap masalah mempunyai ciri-ciri berikut:

  1. semua masalah mempunyai tujuan;
  2. semua masalah perlu disediakan sumber-sumber yang relevanuntuk mencapai penyelesaiannya. Contohnya: sumber yang paling penting adalah individu itu sendiri, objek, atau benda yang relevan; 
  3. semua masalah melibatkan operasi atau tindakan yang diambil untuk mencapai penyelesaian. Contohnya; seorang siswa mendapatkan buku dari temannya karena untuk membelinya ia tidak punya biaya; 
  4. semua masalah mempunyai kendalan (constraints). Namun demikian seseorang dalam menyelesaikan masalah tidak perlu sampai melakukan sesuatu yang melanggar peraturan.

2. Strategi Penyelesaian Masalah
Setidaknya ada tiga jenis strategi penyelesaian masalah yang biasa digunakan:

  1. Algoritma: adalah prosedur langkah demi langkah yang bersifat sistematik dan konsisten serta menghasilkan penyelesaian yang sama setiap kali digunakan
  2. Heuristik: jalan pintas yang memiliki kemungkinan tinggi untuk membawa kepada penyelesaian yang tepat (rules of thumb). Ini merupakan butir-butir informasi lama yang pernah digunakan dalam membantu penyelesaian masalah pada masa lalu
  3. Merumuskan sub-tujuan: adalah strategi memperincikan suatu masalah yang kompleks ke dalam beberapa sub-tujuan atau sub-masalah sehingga memudahkan dalam penyelesaiannya.

3. Kendala Penyelesaian Masalah
Ada beberapa hal yang biasanya menjadi kendala dalam penyelesaian masalah, yaitu:

  1. Pola Pikir (mind set): adalah pola pikir seseorang yang melihat atau menyelesaikan suatu masalah hanya dengan cara tertentu saja sehingga sering kali menjadi penghalang atau mengalami kesulitan ketika harus menyelesaiakan masalah baru yang berbeda
  2. Ketetapan Fungsional (Functional Fixedness): adalah seserang yang berpandangan bahwa sesuatu obyek hanya dapat digunakan berdasarkan pengalaman lampau saja sehingga seringkali menyulitkan individu yang bersangkutan dalam menyelesaikan masalah yang baru.

Label:

posted by admin @ 08.48  
0 Comments:
Posting Komentar
<< ke depan
 
www.voa-islam.com
Previous Post
Archives
Links

© education Blogger Templates modified by blogger