Photobucket Photobucket 

javascript:void(0)
Share |
Photobucket Photobucket Photobucket
Buku Tamu
Strategi Pembelajaran Berdasarkan Cara Memproses Penemuan
Senin, 06 Desember 2010
Berdasarkan cara memproses penemuan, strategi pembelajaran dibedakan atas strategi ekspositoris dan strategi penemuan (discovery).
1. Strategi Pembelajaran Ekspositori
seperti telah dikemukakan pada postingan sebelumnya, strategi pembelajaran ekspositoris merupakan strategi berbentuk penguraian yang dapat berupa bahan tertulis atau penjelasan (presentasi) verbal. Pengajar mengolah secara tuntas pesan atau materi sebeum disampaikan di kelas. Strategi pembelajaran ini menyiasati agar semua aspek dari komponen-komponen pembentuk sistem instruksional mengarah paada tersampaikannya isi pelajaran (informasi) kepada peserta didik secara langsung.
2. Strategi Pembelajaran Discovery
Dalam bukunya, Rustiyah (2001) dalam Dadang Suhendar, mengemukakan bahwa discovery atau penemuan adalah proses mental peserta didik yang mampu mengasimilasikan sebuah konsep atau prinsip.yang dimaksud dengan proses mental tersebut antara lain ialah mengamati, mencerna, mengerti, menggolongkan, menduga atau memperkirakan, menjelaskan, mengukur, dan membuat kesimpulan. Yang tergolong ke dalam konsep misalnya,segitiga, panas, demokrasi. Sedangkan yang dimaksud dengnan prinsip, mialnya, logam bila dipanaskan akan mengembang.
Dalam strategi pembelajaran ini peserta didik dibiarkan menemukan sendiri dan mengalami proses menal itu sendiri. Pengajar hanya membeimbing dan memberikan instruksi (petunjuk).
Dalam strategi discovery pengajar harus berusaha meningkatkan aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran. Strategi discovery dapat memantu peserta didik untuk memperoleh berbagai peningkatan:

  1. Mengembangkan, memperbanyak kesiapan, serta penguasasn keterampilan dalam proses kognitifnya;
  2. Memperoleh pengetahuan yang bersifat sangat individual shingga dapat kokoh tersimpan dalam jiwa perserta didik;
  3. Membangkitkan gairah belajar para pesesrt didik;
  4. Memerikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkembang dan maju sesuai dengan kemampuannya masing-masing;
  5. Mengarahkan peserta didik untuk memiliki motivasi yang kuat sehingga belajar lebih giat;
  6. Memperkuat dan menambah kepercayaan diri peserta didik dengan proses penemuannya.

Kelemahan strategi pembelajaran discovery adalah bahwa akan kurang efektif bila diterapkan pada kelas yang jumlah peserta didiknya banyak atau besar. Strategi inipun tidak akan berhasil apabila tidakmemberikesempatan kepada peserta didik untuk berpikir secara kreatif. Dengan kata lain, teknik ini terlalu mementingkan proses pengertian saja dan kurang memperhatikan pembentukan atau perkembangan sikap dan keterampilan bag peserta didik, serta memerlukan kesiapan dan kematangan mental peserta didik. Peserta didik harus berani dan berkeinginan untuk mengetahui keadaan sekitar proses pembelajaran dengan baik.
Teknik penyajian yang paralel dengan strategi ni adalah teknik discovery itu sendiri, teknik karya wisata, teknik kerja lapangan, dan teknik nondirektif.

Label:

posted by admin @ 13.54  
0 Comments:
Poskan Komentar
<< ke depan
 
www.voa-islam.com
Previous Post
Archives
Links

© education Blogger Templates modified by blogger